QS. Al-Anbiya (Nabi-Nabi) / 21 : 83-84
۞ وَاَيُّوْبَ اِذْ نَادٰى رَبَّهٗٓ اَنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَاَنْتَ اَرْحَمُ الرّٰحِمِيْنَ ۚ فَاسْتَجَبْنَا لَهٗ فَكَشَفْنَا مَا بِهٖ مِنْ ضُرٍّ وَّاٰتَيْنٰهُ اَهْلَهٗ وَمِثْلَهُمْ مَّعَهُمْ رَحْمَةً مِّنْ عِنْدِنَا وَذِكْرٰى لِلْعٰبِدِيْنَ ۚ
"(Ingatlah) Ayyub ketika dia berdoa kepada Tuhannya, “(Ya Tuhanku,) sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.” Maka, Kami mengabulkan (doa)-nya, lalu Kami lenyapkan penyakit yang ada padanya, Kami mengembalikan keluarganya kepadanya, dan (Kami melipatgandakan jumlah mereka) sebagai suatu rahmat dari Kami dan pengingat bagi semua yang menyembah (Kami)."
Analisis Ilmiah & Medis
Tafsir Ringkas
Tafsir ilmiah dan integrasi keperawatan maternitas untuk topik Keputusasaan terkait pengalaman infertilitas. (Data standar - tanpa integrasi AI)
Korelasi Medis Modern
Korelasi medis kesehatan reproduksi & maternitas islami pada Keputusasaan terkait pengalaman infertilitas. (Data standar - tanpa integrasi AI)
Panduan Klinis (Askep)
[D.0096] Keputusasaan Definisi: [D.0096] Kondisi subjektif ketika seorang individu memandang keterbatasan atau tidak adanya alternatif pilihan serta tidak mampu memobilisasi energi. Penyebab/Faktor Risiko: [D.0096] Riwayat infertilitas primer/sekunder lama; Keguguran berulang (habitual abortion); Komplikasi kehamilan berat; Ketiadaan dukungan pasangan/sosial. Tanda & Gejala: [D.0096] Mayor: Mengungkapkan keputusasaan, Mengungkapkan tidak ada masa depan, Mengungkapkan tidak berdaya, Pasif, Kontak mata kurang. Minor: Afek datar, Kurang inisiatif, Pola tidur terganggu, Menarik diri.
[I.09310] Promosi Harapan Definisi: [I.09310 Promosi Harapan] Memfasilitasi perkembangan pandangan masa depan yang positif dan realistis. Observasi: [I.09310 Promosi Harapan] 1. Identifikasi harapan pasien dalam konteks situasi kesehatannya. 2. Identifikasi mekanisme koping yang biasa digunakan saat menghadapi masa-masa sulit. Terapeutik: [I.09310 Promosi Harapan] 1. Ciptakan lingkungan yang menumbuhkan rasa optimisme dan harapan. 2. Bantu pasien mengidentifikasi kekuatan diri, dukungan keluarga, dan sumber daya spiritual. 3. Berikan pengakuan atas kemajuan dan keberhasilan kecil dalam perawatan. Edukasi: [I.09310 Promosi Harapan] 1. Ajarkan cara memecahkan masalah secara bertahap dan menetapkan tujuan yang realistis. 2. Bimbing pasien memperkuat tawakal dan doa kepada Sang Pencipta. Kolaborasi: [I.09310 Promosi Harapan] 1. Libatkan kelompok pendukung (support group) ibu hamil/nifas sesama pejuang kehamilan.
Bukan otomatis pada infertilitas; diagnosis hanya bila indikator SDKI terpenuhi.