QS. Al-Baqarah (Sapi Betina) / 2 : 195
وَاَنْفِقُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَلَا تُلْقُوْا بِاَيْدِيْكُمْ اِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ وَاَحْسِنُوْا ۛ اِنَّ اللّٰهَ يُحِبُّ الْمُحْسِنِيْنَ
"Berinfaklah di jalan Allah, janganlah jerumuskan dirimu ke dalam kebinasaan, dan berbuatbaiklah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik."
Analisis Ilmiah & Medis
Tafsir Ringkas
Tafsir ilmiah dan integrasi keperawatan maternitas untuk topik Demam terkait infeksi saluran reproduksi/pelvik. (Data standar - tanpa integrasi AI)
Korelasi Medis Modern
Korelasi medis kesehatan reproduksi & maternitas islami pada Demam terkait infeksi saluran reproduksi/pelvik. (Data standar - tanpa integrasi AI)
Panduan Klinis (Askep)
[D.0130] Hipertermia Definisi: [D.0130] Suhu tubuh meningkat di atas rentang normal tubuh (>37.8°C). Penyebab/Faktor Risiko: [D.0130] Proses penyakit infeksi (infeksi nifas/puerperalis, mastitis, korioamnionitis, ISK); Dehidrasi maternal pascapersalinan; Respon inflamasi pascabedah. Tanda & Gejala: [D.0130] Mayor: Suhu tubuh di atas normal (>37.8°C). Minor: Kulit merah, Takikardia, Takipnea, Kulit teraba hangat/panas, Menggigil fase kenaikan.
[I.15506] Manajemen Hipertermia Definisi: [I.15506 Manajemen Hipertermia] Mengidentifikasi dan mengelola peningkatan suhu tubuh di atas rentang normal akibat kegagalan termoregulasi. Observasi: [I.15506 Manajemen Hipertermia] 1. Identifikasi penyebab hipertermia (dehidrasi, infeksi puerperalis, mastitis, trauma bedah). 2. Monitor suhu tubuh secara berkala setiap 2-4 jam. 3. Monitor kadar elektrolit serum dan tanda dehidrasi. 4. Monitor haluaran urin. Terapeutik: [I.15506 Manajemen Hipertermia] 1. Sediakan lingkungan yang sejuk dan sirkulasi udara baik. 2. Longgarkan atau ganti pakaian pasien dengan bahan tipis dan menyerap keringat. 3. Berikan kompres hangat pada area lipatan aksila dan selangkangan (tepid sponge). 4. Berikan asupan cairan oral ekstra (2-3 liter/hari) atau rehidrasi intravena. Edukasi: [I.15506 Manajemen Hipertermia] 1. Anjurkan tirah baring selama demam. 2. Edukasi pentingnya hidrasi cairan yang adekuat selama demam. Kolaborasi: [I.15506 Manajemen Hipertermia] 1. Kolaborasi pemberian antipiretik (mis. parasetamol 500mg). 2. Kolaborasi pemeriksaan darah lengkap (leukosit, kultur darah/urin) bila demam menetap >38.5°C.
Kandidat bila suhu tubuh meningkat dan indikator terpenuhi.