QS. Maryam (Maryam) / 19 : 23-26
فَاَجَاۤءَهَا الْمَخَاضُ اِلٰى جِذْعِ النَّخْلَةِۚ قَالَتْ يٰلَيْتَنِيْ مِتُّ قَبْلَ هٰذَا وَكُنْتُ نَسْيًا مَّنْسِيًّا فَنَادٰىهَا مِنْ تَحْتِهَآ اَلَّا تَحْزَنِيْ قَدْ جَعَلَ رَبُّكِ تَحْتَكِ سَرِيًّا وَهُزِّيْٓ اِلَيْكِ بِجِذْعِ النَّخْلَةِ تُسٰقِطْ عَلَيْكِ رُطَبًا جَنِيًّا ۖ فَكُلِيْ وَاشْرَبِيْ وَقَرِّيْ عَيْنًا ۚفَاِمَّا تَرَيِنَّ مِنَ الْبَشَرِ اَحَدًاۙ فَقُوْلِيْٓ اِنِّيْ نَذَرْتُ لِلرَّحْمٰنِ صَوْمًا فَلَنْ اُكَلِّمَ الْيَوْمَ اِنْسِيًّا ۚ
"Rasa sakit akan melahirkan memaksanya (bersandar) pada pangkal pohon kurma. Dia (Maryam) berkata, “Oh, seandainya aku mati sebelum ini dan menjadi seorang yang tidak diperhatikan dan dilupakan (selama-lamanya).” Dia (Jibril) berseru kepadanya dari tempat yang rendah, “Janganlah engkau bersedih. Sungguh, Tuhanmu telah menjadikan anak sungai di bawahmu. Goyanglah pangkal pohon kurma itu ke arahmu, niscaya (pohon) itu akan menjatuhkan buah kurma yang masak kepadamu. Makan, minum, dan bersukacitalah engkau. Jika engkau melihat seseorang, katakanlah, ‘Sesungguhnya aku telah bernazar puasa (bicara) untuk Tuhan Yang Maha Pengasih. Oleh karena itu, aku tidak akan berbicara dengan siapa pun pada hari ini.’”"
Analisis Ilmiah & Medis
Tafsir Ringkas
Tafsir ilmiah dan integrasi keperawatan maternitas untuk topik Nyeri persalinan. (Data standar - tanpa integrasi AI)
Korelasi Medis Modern
Korelasi medis kesehatan reproduksi & maternitas islami pada Nyeri persalinan. (Data standar - tanpa integrasi AI)
Panduan Klinis (Askep)
[D.0079] Nyeri Melahirkan Definisi: [D.0079] Pengalaman sensorik atau emosional yang berhubungan dengan kontraksi uterus, dilatasi serviks, dan peregangan jalan lahir saat persalinan. Penyebab/Faktor Risiko: [D.0079] Dilatasi serviks; Iskemia miometrium akibat kontraksi his; Penekanan kepala janin pada struktur panggul dan perineum. Tanda & Gejala: [D.0079] Mayor: Mengeluh nyeri kontraksi persalinan, Tampak meringis, Sikap meringkuk/protektif, Gelisah, Merintih/menangis, Nadi meningkat. Minor: Tekanan darah meningkat, Diaforesis, Mual pada his puncak.
[I.08238] Manajemen Nyeri Definisi: [I.08238 Manajemen Nyeri] Mengidentifikasi dan mengelola pengalaman sensorik atau emosional yang tidak menyenangkan akibat kerusakan jaringan. Observasi: [I.08238 Manajemen Nyeri] 1. Identifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, dan intensitas nyeri (skala nyeri 0-10 NRS/VAS). 2. Identifikasi respons nyeri nonverbal (meringis, gelisah, mengerang, sikap protektif). 3. Identifikasi faktor yang memperberat dan memperingan nyeri. 4. Monitor efek samping penggunaan analgetik. Terapeutik: [I.08238 Manajemen Nyeri] 1. Berikan teknik nonfarmakologis untuk mengurangi rasa nyeri: kompres hangat/dingin, pijat punggung (effleurage/counterpressure), aromaterapi, terapi relaksasi napas dalam, dan terapi murottal Al-Quran. 2. Kontrol lingkungan yang memperberat nyeri (suhu ruangan, kebisingan, pencahayaan). 3. Fasilitasi istirahat dan tidur yang cukup. Edukasi: [I.08238 Manajemen Nyeri] 1. Jelaskan penyebab, periode, dan pemicu nyeri. 2. Jelaskan strategi meredakan nyeri secara mandiri. 3. Anjurkan memonitor nyeri secara mandiri dan segera melapor jika nyeri tidak terkontrol. Kolaborasi: [I.08238 Manajemen Nyeri] 1. Kolaborasi pemberian analgesik (mis. parasetamol, asam mefenamat, ketorolak) sesuai resep dokter.
Diagnosis ditetapkan setelah pengkajian dan pemenuhan indikator SDKI; pemetaan ini adalah kandidat ASKEP berdasarkan topik. --- Diagnosis khusus persalinan; intervensi SIKI perlu diverifikasi terhadap edisi resmi SIKI yang digunakan tim.