QINS-MR

Ayat & Dalil Terkait dalam Kategori Ini:
Surah ke-13

QS. Ar-Ra'd (Guruh) / 13 : 28

الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَىِٕنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَلَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَىِٕنُّ الْقُلُوْبُ ۗ

Terjemahnya

"(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati akan selalu tenteram."

Analisis Ilmiah & Medis

Tafsir Ringkas

(Tafsir Kemenag/Al-Misbah) Dalam ayat ini, Allah menjelaskan orang-orang yang mendapat tuntunan-Nya, yaitu orang-orang beriman dan hatinya menjadi tenteram karena selalu mengingat Allah. Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram dan jiwa menjadi tenang, tidak merasa gelisah, takut, ataupun khawatir. Mereka melakukan hal-hal yang baik, dan merasa bahagia dengan kebajikan yang dilakukannya.

Korelasi Medis Modern

Korelasi medis kesehatan reproduksi & maternitas islami pada Depresi akibat infertilitas

Panduan Klinis (Askep)

Diagnosa Keperawatan

[D.0080; D.0096] Ansietas; Keputusasaan Definisi: [D.0080] Kondisi emosi dan pengalaman subjektif individu terhadap objek yang tidak jelas akibat antisipasi bahaya. [D.0096] Kondisi subjektif ketika seorang individu memandang keterbatasan atau tidak adanya alternatif pilihan serta tidak mampu memobilisasi energi. Penyebab/Faktor Risiko: [D.0080] Krisis situasional (kehamilan tidak direncanakan, persalinan pertama/primipara, perubahan peran menjadi orang tua); Kekhawatiran keselamatan janin; Kurang terpapar informasi. [D.0096] Riwayat infertilitas primer/sekunder lama; Keguguran berulang (habitual abortion); Komplikasi kehamilan berat; Ketiadaan dukungan pasangan/sosial. Tanda & Gejala: [D.0080] Mayor: Merasa bingung, Khawatir akibat kondisi yang dihadapi, Sulit berkonsentrasi, Tampak gelisah, Tampak tegang, Sulit tidur. Minor: Mengeluh pusing, Palpitasi, Tremor, Muka pucat, Nadi meningkat. [D.0096] Mayor: Mengungkapkan keputusasaan, Mengungkapkan tidak ada masa depan, Mengungkapkan tidak berdaya, Pasif, Kontak mata kurang. Minor: Afek datar, Kurang inisiatif, Pola tidur terganggu, Menarik diri.

Intervensi Medis

[I.09314; I.09310] Reduksi Ansietas; Promosi Harapan Definisi: [I.09314 Reduksi Ansietas] Meminimalkan perasaan cemas, khawatir, firasat buruk, atau kegelisahan akibat antisipasi bahaya. [I.09310 Promosi Harapan] Memfasilitasi perkembangan pandangan masa depan yang positif dan realistis. Observasi: [I.09314 Reduksi Ansietas] 1. Identifikasi saat tingkat ansietas berubah (mis. kondisi, waktu, stresor). 2. Identifikasi kemampuan mengambil keputusan. 3. Monitor tanda-tanda ansietas verbal dan nonverbal (gelisah, takikardia, gemetar, napas cepat). [I.09310 Promosi Harapan] 1. Identifikasi harapan pasien dalam konteks situasi kesehatannya. 2. Identifikasi mekanisme koping yang biasa digunakan saat menghadapi masa-masa sulit. Terapeutik: [I.09314 Reduksi Ansietas] 1. Ciptakan suasana terapeutik untuk menumbuhkan kepercayaan. 2. Temani pasien untuk mengurangi kecemasan dan memberikan rasa aman. 3. Dengarkan keluhan dengan penuh perhatian dan empati. 4. Gunakan pendekatan yang tenang, meyakinkan, dan tidak terburu-buru. [I.09310 Promosi Harapan] 1. Ciptakan lingkungan yang menumbuhkan rasa optimisme dan harapan. 2. Bantu pasien mengidentifikasi kekuatan diri, dukungan keluarga, dan sumber daya spiritual. 3. Berikan pengakuan atas kemajuan dan keberhasilan kecil dalam perawatan. Edukasi: [I.09314 Reduksi Ansietas] 1. Jelaskan seluruh prosedur tindakan klinis termasuk sensasi yang mungkin dialami. 2. Informasikan secara faktual mengenai diagnosis, pengobatan, dan prognosis. 3. Anjurkan keluarga untuk tetap mendampingi pasien. 4. Latih teknik relaksasi (napas dalam, distraksi, dzikir, relaksasi otot progresif). [I.09310 Promosi Harapan] 1. Ajarkan cara memecahkan masalah secara bertahap dan menetapkan tujuan yang realistis. 2. Bimbing pasien memperkuat tawakal dan doa kepada Sang Pencipta. Kolaborasi: [I.09314 Reduksi Ansietas] 1. Kolaborasi pemberian obat anti-ansietas jika kecemasan berat mengganggu kestabilan tanda vital. [I.09310 Promosi Harapan] 1. Libatkan kelompok pendukung (support group) ibu hamil/nifas sesama pejuang kehamilan.

Intervensi Spiritual

Topik depresi bukan diagnosis SDKI otomatis; perlu pengkajian psikologis. Ansietas/Keputusasaan hanya kandidat bila indikator diagnosis terpenuhi.

Teks berhasil disalin!
Beranda Cari Manual Masuk